farewell and goodbye
<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
Another day has gone by..
One by one, the greatest time passed away,,
What’s left now is just some picture that will always remind me of those unforgettable moment..
A year of happiness feels like a day,,
If I could turn the time back, I’d like to let them know how much I love them,,
They were the one that could turn my pain to joy,,
God, if only you could hear what I’m begging now,
I want them for the rest of my life,
I want them because it’s only them, the reason why I can go through this cruel life,,
And they’re my friend..
Nothing lasts forever but friend..
Ga kerasa banget, hari jumat besok raport dibagiin. Meaning that tugas gw untuk jadi murid kelas 2 selesai sudah. Waktu akan menjawab apa yang udah gw kerjakan selama ini. Perjuangan gw selama 1 tahun dalam menghadapi guru-guru yang kapasitas otaknya udah extraordinary, bahkan mungkn udah overlimit yang mengakibatkan mereka punya kelakuan yang sebenernya nggak pantes dimiliki oleh seorang guru.
Perjuangan gw mencari kebetan saat guru memutuskan untuk mengadakan ulangan dengan soal yang sama dengan kelas lain *yaa walaupun gw juga yakin kalau tu guru tau kita udah dapet jawaban dari rekan senasib yang udah ulangan duluan. Perjuangan untuk beli pulsa pas UTS atau UKK. Perjuangan mengumpulkan A biar nggak perlu ikut remed fisika. Walaupun gw tau gw nggak akan kebagian, karena semua soal udah di jawab sama anak-anak, yang dengan jujur harus gw katakan, jauh lebih rajin belajar daripada gw. Perjuangan ngejer-ngejer guru menjelang nilai raport ditulis. Perjuangan mengemis sama guru mata pelajaran biar nilai di raport ga ada 6nya. Yaa, intinya semua itu adalah perjuangan menghadapi guru yang masing-masing punya karakter yang berbeda.
Ada guru yang bener-bener murni kalo ngasih nilai, karena cara ngajarnya juga sangat-sangat bener. Ada guru yang kalau mau nilai raportnya tuntas harus lunasin uang les dulu. Ada guru yang terang-terangan dengan ngasih duit nilai raport dijamin bagus. Ada juga guru yang nggak pernah ngajar selama di kelas, dan kita nggak tau dia bisa ngasih niai dari sisi mana, tapi pasti dapet nilai 90 di raport. Jenis guru yang terakhir ini yang paling gw suka. Kesannya dia mengerti sekali apa yang dibutuhkan oleh murid-muridnya.
Temen-temen gw selama kelas 2 ini juga enak-enak. Ada apul yang nggak pernah berenti berantem sama gw, ada miranty ‘sang anak kepala yayasan’ yang dalam seminggu Cuma masuk 3 hari, ada ersad yang nggak pernah absen minta bekel gw, ada ipank, irman, budi, anie, regina n Karin kawan
seperjuangan gw dari kelas 1, ada siszy yang membuat gw tambah mengerti how the Korean works, ada muti tempat gw potong poni, ada didi yang gw paling males duduk di sebelah dia kalau lagi nonton, ada pinto yang kadang-kadang bisa lucu banget tapi nggak jarang juga jadi ngeselin banget, ada Gerry n pandu lelaki paling genit yang pernah gw kenal *hee, canda kok, ada cyntia yang sempet-sempetnya ngingetin kalau besok ada ulangan matematika saat kita sedang berdansa resah di pensi, ada intan yang selalu jajanin kita dan rumahnya jadi base camp executive, ada arief “bapaknya anak-anak”, ada devi yang kalau kata siszy “kerjanya nangis mulu ya?”, ada fian yang merkinya ¾ mati, ada dustin sang playboy masa kini, ada rico yang ngakunya kakak dari chibi maruko chan, ada chika sang penyanyi milik kita bersama yang sering dijadiin tumbal buat nyenengin hati doyok *maafin kami ya chik!*
dan tak lupa bunda yang paling dicinta, Bu Udi, orang paling baik hati di dunia. Kenapa kami mengatakan seperti itu? Karena eh karena, saat UKK fisika, yang seharusnya kita diawas sama power ranger, dengan murah hatinya, Bu Udi nuker pengawasnya jadi Bu Eli dan dirinya sendiri. *Hagz hagz hagz..
over all, semua yang udah gw jalanini selama 1 tahun ini memberikan banyak banget pelajaran hidup buat gw. Karena dari semua karakter orang gw sebut di atas, ada hal-hal yang menjadikan mereka guru terbaik buat gw.
And here are some pic that we took along our study tour to kawah putih!!

